About
Ana, kelahiran Banyumas Jawa Tengah. Alhamdulillah. Saat ini blog ini akan beralih menjadi blog Islam. Bagi teman-teman yang sudah pernah mampir, mungkin akan pangling dengan tampilan baru. Semoga melalui blog ini ana bisa mendapatkan manfaat yang banyak bagi keimanan dan ketaqwaan. Semoga juga bermanfaat bagi teman-teman.
Nama : Isma`il Suprayogi Abu Iqbal Abdul Azis al Banyumasy
Kunyah : Abu Iqbal
Ana mengenal organisasi gerakan bermula ketika ana didakwahi(rekrut) oleh teman yang dikemudian hari ana ketahui bahwa majelis dia di bawah komando NII Abu Totok alias Panji Gumirang. Berawal dari sini mulai aktif terlibat dalam organisasi Ikatan Remaja Muhammadiyah. Kemudian mulai masuk level entri pada organsisasi Ikhwanul Muslimin di Purwokerto.
Tetapi tidak lama di semua organisasi tersebut, karena ana juga taklim kepada Ustadz Abu Musa Imam Sudiro, waktu itu dengan Kajian tentang Iblis. Kemudian Ushulus tsalasa. Dengan nasihat beliau pula, ana tidak melanjutkan ketertarikan kepada IM maupun NII.
Ketika teman-teman ana melanjutkan taklimnya ke ma`had-ma`had di solo maupun Pertanahan Kebumen, ana justru ke Jakarta karena panggilan kerja. Mulai lagi petualangan karena tidak tahu mana yang ikhwani, sururi. Sempet aktif pada masa awal2 PKS, tapi langsung surut ketika ada informasi tentang larangan berpartai bagi salaf.
Pernah rutin ikut ta`lim di masjid Pusdiklat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia di Tambun Bekasi. Terakhir kajian yang diselenggarakan rutin di Masjid At Taqwa BPN Lippo Cikarang.
Saat ini saat ana bisa akses internet bebas dan gratis di Jepang, ana dapati kenyataan bahwa dalam komunitas salaf juga terdapat kelompok yang melenceng. Ini yang menjadi sangat susah untuk dicermati, karena dari segi penampilan, sama. Buku-buku fiqih juga diterjemahkan dari ulama2 salaf.
Buat ana yang masih sedikit ilmunya tentu sangat susah untuk membedakan mana yang salaf sejati dan mana yang hizbiyah.
Buat teman2 yang sudah tahu lebih dulu, tolong share biar ana tidak keliru. misalnya website salaf banyak sekali, tetapi yang bukan sururi itu bedanya apa?

mufti berkata
Salam kenal mas! Menurut saya anda orang yg luar biasa. pasti banyak cerita yang bisa dibikin tulisan. Selamat ngeblog.
maspurwono berkata
Assalamulaikum
. mungkin kita dapat berteman dan tukar pikiran
Salam kenal yah , saya suka dengan komentar-komentar dan pemikiran anda
Wassalam
oiprayogi berkata
@ Mufti
lam kenal kembali. Ma kasih dah mampir. Ah, biasa aja kok..
@ Maspurwono
lam kenal kembali. Ma kasih dah mampir juga. Senang bisa tukar pikiran.
somad berkata
salam kenal mas yogi,aku wong wangon tanggane rika…..
nyuwun alamat lengkape mas yogi….matur nuwun
antosalafy berkata
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam kenal kenal kembali akhi, sukron udah mampir di blog ana. Alhamdulillah, segala puji hanya pantas kita panjatkan kepada Allah ta’ala yang telah memberi kita hidayah dan taufiq untuk meniti jalan yang lurus. Barakallahu fiik wa jazakallahu khairan
Akhukum fillah,
Abu Maulid, Pondok Gede-Bekasi
______________________________________________________
Wa`alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh
Sukron udah mampir juga. Jangan pernah bosan menampilkan artikel yang akan membuat orang-orang seperti ana menjadi pintar. ya, menjadi pintar karena menjadi tahu. sehingga tidak keliru dalam melangkah. Ana sangat membutuhkan nasehat-nasehat, peringatan, dan petunjuk sehingga bisa mencapai slogan ana, “Terus berusaha menjadi salaf sejati”.
Sebagaimana teman-teman yang sudah menasehati ana untuk tidak bergabung dengan NII, IM, dan juga tidak berpartai. Alhamdulillah ana bisa menerima hujjah yang disampaikan dengan ilmiah dan dalil yang sahih.
anas fauzi rakhman berkata
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,
Salam kenal mas, kayaknya kita sedikit punya latar belakang yang sama. Saya sempat sekolah di SMUNSA Purwokerto ikut dg IRM juga dan ternyata yang mengelola didalamnya adalah orang2 NII.
_______________________________________
Wa`alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh
salam kenal kembali, ana sudah mampir di blog antum hanya belum comment.
bangkit berkata
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
semoga hidayah Allah selalu menaungi kita kaum muslimin untuk menjaga kehormatan saudaranya
apakah pantas kita yang mengaku mendakwahkan manhaj salaf saling menghujat saudaranya denagn sebutan sururi
seorang ikhwan yang baru mengaji (teman saya) bisa menuduh seorang ustadz sebagai sururi…
tujuan utama dakwah salaf ini adalah untuk menegakkan kalimat tauhid, menghidupkan sunnah, menghilangkan bid’ah, amar makruf nahi munkar…
di depan kita maksiat dilakukan dengan bebas, amalan sunnah ditinggalkan, amalan bid’ah menyibukkan umat islam, khurafat merajalela
sementara kita yang mengaku salaf saling sibuk menghujat saudaranya…
Wallahu A’lam
______________________________________________________________
Wa’alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh
terima kasih sudah mampir.
pemikiran antum benar. ana mengenal istilah sururi juga diinternet. sebelum surfing diinternet, yang ana tahu ya salaf itu satu.
yang utama, kita harus benar-benar memiliki ilmu dalam memahami persoalan ini. di sini pentingnya kita mencari materi kajian sebanyak-banyaknya selama surfing. itu yang ana lakukan. nanti bila sudah kembali ke jakarta, insya Allah akan menghadiri kajian-kajian agar semakin paham tentang persoalan ini.
ana juga sempat shock setelah mengetahui fitnah ini. apabila pada saatnya nanti ana bisa mengambil keputusan sikap tentang fitnah sururi ini, maka ana akan kehilangan teman-teman yang berbeda pemahaman.
tetapi ana mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah mengupas kasus sururi sehingga ana yang sama sekali tidak tahu menjadi terbuka, tahu keadaan yang sebenarnya.
apa jadinya kalau diam saja atas masalah ini, maka tentu saja pemikiran ana adalah bahwa tidak ada fitnah sururi.
buat akh bangkit, marilah kita terus membuka wawasan kita dan tetap waspada agar bisa membedakan artikel yang haq dan batil.
kalau ana tidak perduli, mereka menghujat atau mencela. yang penting ana mendapat manfaat dari artikel mereka
abu hanzhalah zevian berkata
Barokallahu fiik…
Semoga Allah mengistiqomahkan kita semua diatas kemuliaan manhaj salaf..
kaya nya slogannya aga saru deh..
“Terus berusaha menjadi salaf sejati..” atau “Salafi sejati…?”
_______________________________
sukron sudah mampir.
terima kasih juga koreksinya
ana ganti deh slogannya
blogfaizal berkata
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
salam kenal ya akhi dari saudaramu di makassar, syukran atas kunjungannya di blog ana. Semoga antum selalu diberi perlindungan dan petunjuk oleh Allah Azza wa Jalla.
Ana bisa tdk, tau alamat YM nya k’ abu iqbal.
Syukran jazakallahu khair, Barakallahu fik…
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
======================
Wa`alaikummussalaam warahmatullahi wabarakaatuh
sukron sudah mampir, YM ana iqbal_abdul
Ahmad Abu Faza berkata
Wa’alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh,
Kunjungan balasan, bloq antum sangat bermanfaat.
syukron atas kunjungan ke bloq ana. barakalahufiik.
=======================
Sukron dah mampir. Blog antum yang sangat bagus, ana baru mulai dan masih banyak belajar.
abu hanzhalah zevian berkata
Mana lagi postingan barunya mas? Barokallahu fiik
=====================
Sukron ditengokin. materinya lagi disusun. Karena ana masih belajar, tentunya harus selektif agar tidak salah kaprah.
malanji berkata
Bismillah…
Walhamdulillah, kini telah gamblang situs blog -deleted- yg isinya fahit, fanas, tapi nyata berupa nasihat dari al ustazd Abu Muhammad Abdul Mu’thi, Lc.
Seperti yg diserukan al ustaz juga, bahwa dakwah itu haqnya para ulama, ustaz, bukan orang bodoh, yg menyangka membawa perbaikan tapi malah kerusakan.
Al ustaz Abdul Mu’thi : “Hendaknya para pengelola blog itu bertaqwa kepada Allah. Kewajiban mereka untuk menyerahkan urusan dakwah ini kepada orang-orang yang telah diberi amanah ilmu oleh Allah.
Orang-orang yang bodoh sebagaimana yang dinyatakan oleh para ulama kita: “mereka membuat kerusakan dari arah yang mereka menyangkanya adalah
perbaikan”. Segala yang mereka perbuat akan dimintai pertanggung jawabannya disisi Allah.”
http://sunniy.wordpress.com/2008/05/15/nasihat-untuk-sebuah-blog-yang-telah-menjauhkanku-dari-salafy/
Maka saya Abu Muadz al Malanji, juga menyerukan nasihat bagi blog-blog yang tidak dibimbing ustaz terlebih lagi ulama, untuk
menutup blog-blognya, karena nasihat indah ini juga menyangkut aktivitas ikhwanna sekalian.
Al Ustaz Abdul Mu’thi : “Oleh karena itu, saya mengajak para pengelola blog itu untuk meninggalkannya dan bergiat untuk
menuntut ilmu. Masih banyak ilmu yang harus mereka pelajari. Serahkan urusan dakwah yang mulia ini kepada ahlinya.
Karena apa yang meraka lakukan itu adalah tugas para ulama, da’i, ustaz untuk menyampaikannya kepada manusia.”
Marilah kita ikuti nasihat ustaz ini, janganlah ikhwan sekalian berkeinginan untuk menonjolkan diri, menterkenalkan diri, dengan menulis di blog, padahal ilmu yang kita miliki masih sangatlah sedikit.
Serahkan tugas dakwah ini kembali pada para ulama, da’i, ustaz. Adapun blog kita apakah representasi dari dakwah salah seorang ustaz Salafi ?
Ittaqullah ya akhi, apakah ucapan di bukutamu situs kita atau berkomentar yang walaupun halus, santun, apakah sudah konfirmasi ke ustaz, sdh dilandasi ilmu, berapa kitab yang kita tamatkan, berapa juz yang kita hafalkan dst ?
Apakah ada malam-malam kita yang terlewatkan tanpa sujud bersimpuh di hadapan Allah, berapa rakaat sunnah rawatib yang kita lewatkan, dst ?
Layaknya kita segera bergegas untuk mencari ilmu, beramal, beribadah. Afwan jiddan, addieenu nasihat. Inilah nasihat yang bisa ana sampaikan.
Ittaqullah ya akhi…
Poinnya ustaz menakankan kita untuk kembali mnuntut ilmu dan menyerahkan dakwah dimanapun pada ustaz dan da’inya saja.
Kita sementara ini mengejar ketertinggalan kita dari asatidz, ulama tuk nanti kembali berdakwah bila ilmu sudah mencukupi.
Wallahu ta’ala a’lam. Wassalamu ‘alaikum warahmatullah. Allah yubarik fiikum.
sunniy berkata
بسم الله
Akhi, tulisannya Abu Salma koq ada di sini ?
tetap semangat untuk menjadi Salafy Sejati.
Saudaramu
Abu Umar Rengga berkata
akhi, hanya nasehat, sebaiknya antum juga berhati2 mengambil sumber dari abusalma.wordpress.com …
seperti kata antum, salafy harus cermat …
Abu 'Umar berkata
ya akhi, ana menasehatkan agar link dari abusalma.wp dihapus, jika antum mendapatkan ebook yang bagus dari sana, ahsan antum download dan antum upload sendiri…
Jika ada orang awam yang masuk ke blog abusalma.wp, inilah yang kami takutkan, bisa-bisa dia terjerumus kedalam fitnah, walaupun isinya sebagiannya adalah benar, tapi menjauhi kemudharatan itu didahulukan daripada menambah kebaikan….
Akhi, mohon segera dipertimbangkan, segera balas komen ana ini …
Nuning Susilowati berkata
Assalamu’alaikum
Saya dulu pernah kuliah di Unsoed sebelum pindah ke UMS Pbalean sekitar tahun 1997an. Pernah diajak sekali ke rumah ustadz Imam Sudiro tapi kayaknya kunyahnya bukan ABu Musa tapi Abu Chusna. Dulu ketemunya sama Ummu Chusna. apakah Imam Sudiro Abu Musa itu sama dengan Abu Chusna? Bagaimana dapat kontak? nomor telpon atau e-mail?
Syukron
Assalamu’alaikum
Admin berkata
@ Nuning, betul, Abu Musa itu sama dengan Abu Chusna. Beliau sekarang mengasuh ma’had di Baturaden. Coba cari daftar distributor As Sunnah daerah Cilongok. Dulu ana pernah dapat no telp dari beliau, sayangnya tidak tersimpan dgn baik.
abusalman007 berkata
Bismillah
salam kenal akh, ana abu salman al jawy, antum banyumasnya mana? kenal subarkah?
temui ana di http://dunludngaji.wordpress.com
Barakallahu Fiikum